Adalah Lebih Penting Melakukan Hal Yang Benar Ketimbang Melakukan Sesuatu Secara Benar

Kerja TIM

>> Senin, 06 April 2009

Ada empat orang yang dinamakan SETIAP ORANG, SESEORANG, SIAPA SAJA, dan TIDAK SEORANGPUN.

Ada pekerjaan penting untuk dilakukan dan setiap orang dituntut untuk melakukannya.

SETIAP ORANG yakin SESEORANG akan melakukannya, SIAPA SAJA dapat melakukannya, tapi TIDAK SEORANGPUN melakukan.

SESEORANG marah tentang itu, karena itu adalah pekerjaan SETIAP ORANG.
SETIAP ORANG mengira SIAPA SAJA dapat melakukannya tapi TIDAK SEORANGPUN menyadari bahwa SETIAP ORANG tidak akan melakukannya.

Akhirnya SETIAP ORANG menyalahkan SESEORANG ketika TIDAK SEORANGPUN melakukan apa yang dapat dilakukan oleh SIAPA SAJA

Read more...

Jika....kamu apa yang kamu pikirkan..

Jika Kamu Mengira Kamu Kalah,
Kamu akan Kalah...
Jika Kamu Pikir Tidak Kalah,
Kamu Tidak Akan Kalah....
Jika Kamu Ingin Menang,
Tapi Mengira Tidak Bisa
Hampir Dipastikan Kamu Tidak Akan Menang....
Pertarungan Hidup Tidak Selalu Datang Kepada Yang Lebih Kuat Atau Lebih Cepat....
Cepat Atau Lambat Orang Yang Menang adalah Orang Yang Mengira Dirinya BISA....

Read more...

I Love U Mom....

I Love You Mom..

Suatu hari saya pernah memerintahkan murid saya untuk menuliskan 20 nama orang yang paling mereka sayangi pada kertas satu lembar..kemudian saya perintahkan pada mereka untuk menyoret satu persatu nama-nama yang ada dalam daftar tersebut..awalnya mereka mereka mengikutinya dengan lancar..namun ketika nama yang tersisa 5 orang dan saya masih menyuruh mereka untuk menghapus satu nama lagi yang mereka angggap gak penting mereka mulai bingung..bahkan ada yang mengatakan "duh bu udah dong bingung nich" atau ada juga yang mengatakan"duh ibu saya gak tega"..tapi saya tak pedulikan..saya tetap
menyuruh mereka menghapus satu persatu nama yang tersisa hingga akhirnya hanya ada 2
nama yang tersisa...beberapa murid sudah ada yang menangis..mereka menantikan instruksi berikutnya..finalnya saya menyuruh mereka untuk menghapus kembali nama yang ada dalam daftar yang tersisa.. air matapun tak terbendung lagi.. mereka semua menangis..
Siapakah nama terakhir yang mereka pilih paling penting dalam hidup mereka??
Andapun akan menjawab hal yang sama.. yaitu "Mama / Ibu " kita..

Lalu apa hikmah dibalik semua ini..???

Saya katakan pada mereka :

1. Dalam hidup kita selalu dihadapkan pada pilihan..jika kita tidak mau memilih maka kita tidak akan pernah maju selangkahpun..
2. setiap pilihan yang kita ambil pasti akan ada resiko yang harus kita hadapi..
3. Sangat mudah untuk menentukan pilihan mana yang benar dan mana yang salah..tapi akan sangat sulit untuk menentukan mana pilihan yang baik dan buruk untuk kita
4. Kita harus bisa memilah dan memilih mana yang lebih penting untuk didahulukan dan mana yang tidak..
5. Terakhir adalah bagaimanapun sikap mama pada kita, sekalipun kita pernah jengkel dan marah pada mama, namun mama akan selalu ada disamping kita dan akan selalu memberikan yang terbaik untuk kita.
6. I Love U Mom..

Semoga bermanfaat..

Read more...

Kita Belajar ***** %

>> Kamis, 02 April 2009


10 % Dari apa yang kita Baca
20 % Dari apa yang kita Dengar
30 % Dari apa yang kita Lihat
50 % Dari apa yang kita Lihat dan Dengar
70 % Dari apa yang kita Katakan
90 % Dari apa yang kita Katakan dan Lakukan

Read more...

Pertanyaan Bodoh ?????

Satu-satunya pertanyaan bodoh adalah pertanyaan yang tidak pernah anda lontarkan

Read more...

Enam Pelayan Yang Jujur

>> Kamis, 26 Maret 2009

Saya punya Enam Pelayan yang Jujur...
Merekalah yang mengajari saya tentang semua yang saya ketahui...
Nama-nama mereka adalah :
Apa, Mengapa, Kapan, Bagaimana,Dimana dan Siapa

Read more...

Jika Anak Dibesarkan...........Maka..........


Jika Anak dibesarkan dengan Celaan,
maka ia belajar Memaki

Jika Anak dibesarkan dengan Permusuhan,
maka ia belajar Berkelahi

Jika Anak dibesarkan dengan Ketakutan,
maka ia belajar Gelisah

Jika Anak dibesarkan dengan Rasa Iba,
maka ia belajar Menyesali Diri

Jika Anak dibesarkan dengan Olok-Olok,
maka ia belajar Rendah Diri

Jika Anak dibesarkan dengan Iri Hati,
maka ia belajar Kedengkian


Jika Anak dibesarkan dengan Dorongan,
maka ia belajar Percaya Diri

Jika Anak dibesarkan dengan Toleransi,
maka ia belajar Menahan Diri

Jika Anak dibesarkan dengan Pujian,
maka ia belajar Menghargai

Jika Anak dibesarkan dengan Penerimaan,
maka ia belajar Mencintai

Jika Anak dibesarkan dengan Dukungan,
maka ia belajar Menyenangi Diri

Jika Anak dibesarkan dengan Pengakuan,
maka ia belajar Mengenali Tujuan

Jika Anak dibesarkan dengan Berbagi,
maka ia belajar Kedermawanan


Jika Anak dibesarkan dengan Rasa Kejujuran dan Keterbukaan,
maka ia belajar Kebenaran dan Keadilan

Jika Anak dibesarkan dengan Rasa Aman,
maka ia belajar Menaruh Kepercayaan

Jika Anak dibesarkan dengan Persahabatan,
maka ia belajar Menemukan Cinta dalam Hidup

Jika Anak dibesarkan dengan Ketentraman,
maka ia belajar Berdamai dengan Pikiran

Read more...

About This Blog

Lorem Ipsum

  © Free Blogger Templates Skyblue by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP